Home / Transportasi / Stasiun Kutoarjo, Gerbang Mobilitas Purworejo dan Jalur Strategis Selatan Jawa

Stasiun Kutoarjo, Gerbang Mobilitas Purworejo dan Jalur Strategis Selatan Jawa

 

Kabar-kini.com, Stasiun Kutoarjo merupakan salah satu stasiun besar yang memiliki posisi strategis di jalur selatan Pulau Jawa. Sebagai simpul penting dalam jaringan perkeretaapian nasional, stasiun ini berperan dalam menghubungkan berbagai kota besar sekaligus menjadi pusat mobilitas masyarakat di wilayah Purworejo dan sekitarnya.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin mengatakan, sebagai gerbang transportasi Kabupaten Purworejo, Stasiun Kutoarjo melayani berbagai kebutuhan perjalanan masyarakat, mulai dari pekerjaan, pendidikan, hingga pariwisata. Lokasinya yang strategis menjadikan stasiun ini sebagai pilihan utama masyarakat dalam mengakses layanan transportasi kereta api.

Saat ini, Stasiun Kutoarjo melayani 82 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari dengan beragam layanan, mulai dari kelas ekonomi, eksekutif, hingga layanan istimewa seperti Suite Class Compartment dan Panoramic. Selain itu, stasiun ini juga melayani KA lokal Prambanan Ekspres (Prameks) relasi Yogyakarta–Kutoarjo (PP). Keberagaman layanan tersebut memberikan fleksibilitas bagi pelanggan untuk memilih perjalanan sesuai kebutuhan dan kemampuan.

Dari Stasiun Kutoarjo, pelanggan dapat menikmati konektivitas langsung menuju berbagai kota besar di Pulau Jawa, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Malang, hingga Banyuwangi.

“Untuk perjalanan jarak jauh, KAI juga menghadirkan layanan kereta api dengan tarif terjangkau melalui skema Public Service Obligation (PSO), sehingga masyarakat dapat bepergian dengan biaya ekonomis tanpa mengurangi aspek keselamatan dan kenyamanan,” ujar As’ad.

Masyarakat Purworejo dan sekitarnya dapat menuju Jakarta menggunakan KA Bengawan dengan tarif mulai Rp70.000–Rp74.000, maupun ke Bandung menggunakan KA Kutojaya Selatan dengan tarif Rp58.000–Rp62.000. Selain itu, KA Kahuripan dengan tarif Rp80.000–Rp84.000 tidak hanya melayani perjalanan menuju Bandung, tetapi juga menghubungkan pelanggan hingga wilayah Jawa Timur seperti Kediri dan Blitar, sehingga menjadi pilihan transportasi yang ekonomis dan nyaman untuk perjalanan lintas provinsi.

“Tarif terjangkau pada KA-KA tersebut diwujudkan melalui skema Public Service Obligation (PSO), yakni layanan transportasi publik bersubsidi dari pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan yang dioperasikan oleh KAI,” jelas As’ad.

Selain sebagai pusat mobilitas, Stasiun Kutoarjo juga memiliki potensi besar dalam mendukung sektor pariwisata. Dari stasiun ini, pelanggan dapat dengan mudah mengakses berbagai destinasi wisata seperti Candi Borobudur, kawasan pantai selatan Purworejo, hingga wilayah Yogyakarta bagian barat. Ketersediaan moda transportasi lanjutan seperti bus, angkutan umum, transportasi online, hingga shuttle wisata turut mendukung kemudahan akses tersebut.

Dari sisi fasilitas, Stasiun Kutoarjo terus dikembangkan untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan. Berbagai fasilitas unggulan telah tersedia, seperti ruang tunggu yang nyaman, layanan face recognition untuk proses boarding, aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, charging corner, serta kehadiran tenant dan UMKM yang menambah kenyamanan pelanggan selama berada di stasiun.

Dari sisi kinerja, volume penumpang di Stasiun Kutoarjo menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun, yang mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api.

Rata-rata volume penumpang berangkat dan datang per bulan pada tahun 2023 tercatat sebanyak 77.117 penumpang, meningkat menjadi 92.354 penumpang pada 2024, kemudian 97.408 penumpang pada 2025, dan hingga April 2026 mencapai 116.672 penumpang.

As’ad menegaskan bahwa Stasiun Kutoarjo memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat dan konektivitas antarwilayah. KAI akan terus melakukan peningkatan layanan dan fasilitas guna menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan.

“KAI Daop 5 Purwokerto berharap keberadaan Stasiun Kutoarjo dapat terus memberikan manfaat luas bagi masyarakat, sekaligus menjadi penggerak konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Purworejo dan sekitarnya,” tutup As’ad.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *