Home / Ragam Berita / Layani 162 Ribu Pelanggan, KA Blambangan Ekspres Sambungkan Jakarta hingga Banyuwangi dalam Perjalanan Terjauh di Indonesia

Layani 162 Ribu Pelanggan, KA Blambangan Ekspres Sambungkan Jakarta hingga Banyuwangi dalam Perjalanan Terjauh di Indonesia

_Menembus 1.031 Kilometer, pelanggan dapat menikmati perubahan lanskap Pulau Jawa dari balik jendela kereta dalam satu perjalanan panjang yang terasa lebih santai dan berkesan_

Kabar-kini.com, Di tengah meningkatnya minat masyarakat bepergian menggunakan transportasi publik jarak jauh, KA Blambangan Ekspres terus menjadi pilihan pelanggan yang ingin menikmati perjalanan nyaman sambil menikmati panorama Pulau Jawa dari balik jendela kereta. Selama periode Januari hingga April 2026, KA Blambangan Ekspres telah melayani sebanyak 162.863 pelanggan.

Kereta api relasi Pasarsenen – Ketapang PP ini menempuh jarak sekitar 1.031 kilometer dan tercatat sebagai layanan kereta api antarkota dengan jarak tempuh terjauh di Indonesia. Dalam satu perjalanan, pelanggan diajak melintasi berbagai suasana berbeda, mulai dari padatnya kawasan perkotaan Jakarta, hamparan sawah Pantura, kawasan pesisir utara Jawa, deretan pegunungan di Jawa Timur, hingga atmosfer tropis Banyuwangi yang menjadi gerbang menuju Bali.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan perjalanan panjang KA Blambangan Ekspres menghadirkan pengalaman yang berbeda karena pelanggan dapat menikmati banyak wajah Indonesia dalam satu lintasan perjalanan.

“KA Blambangan Ekspres menghadirkan pengalaman perjalanan yang sangat khas. Dari balik jendela kereta, pelanggan dapat melihat perubahan suasana kota demi kota, mulai dari kawasan urban, persawahan, area pesisir, hingga pegunungan di ujung timur Pulau Jawa. Perjalanan panjang terasa lebih santai karena pelanggan bisa menikmati pemandangan tanpa harus lelah menyetir,” ujar Anne.

Suasana perjalanan juga berubah mengikuti waktu. Saat melintas di wilayah Pantura pada sore hari, pelanggan dapat menikmati cahaya matahari yang memantul di area persawahan dan tambak. Memasuki malam, lampu-lampu kota di jalur utara Jawa menghadirkan suasana perjalanan yang tenang. Sementara ketika pagi mulai datang di wilayah Jawa Timur, pelanggan disambut pemandangan pegunungan, perkebunan, dan udara khas daerah timur Pulau Jawa.

Pengalaman visual tersebut menjadi salah satu alasan perjalanan jarak jauh dengan kereta api tetap diminati. Pelanggan dapat beristirahat, menikmati makanan di perjalanan, berbincang bersama keluarga, membaca buku, atau sekadar menikmati panorama tanpa harus terganggu kemacetan jalan raya.

Selain menghadirkan pengalaman perjalanan yang berkesan, KA Blambangan Ekspres juga menghubungkan banyak kota strategis dan destinasi wisata unggulan. Kereta api ini berhenti di sejumlah stasiun penting seperti Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, Cepu, Bojonegoro, Surabaya Pasarturi, Sidoarjo, Pasuruan, Probolinggo, Jember, hingga Banyuwangi Kota.

Setiap daerah yang dilintasi memiliki daya tarik wisata tersendiri. Semarang dikenal dengan kawasan Kota Lama dan wisata kulinernya, Probolinggo menjadi pintu menuju Gunung Bromo, sementara Banyuwangi memiliki banyak destinasi unggulan seperti Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, Taman Nasional Baluran, dan Alas Purwo.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia sepanjang 2025 mencapai lebih dari 13 juta kunjungan dan terus menunjukkan tren positif pada awal 2026. Pertumbuhan tersebut ikut mendorong meningkatnya mobilitas wisata berbasis transportasi publik yang nyaman dan terhubung antardaerah.

Anne menambahkan perjalanan menggunakan kereta api kini semakin diminati karena memberi ruang bagi pelanggan untuk menikmati perjalanan dengan tempo yang lebih rileks sekaligus tetap produktif selama di perjalanan.

“Perjalanan panjang dengan kereta api menghadirkan pengalaman yang berbeda. Ada banyak momen yang bisa dinikmati pelanggan dari balik jendela kereta, mulai dari matahari terbit, hamparan sawah, hingga siluet pegunungan di timur Pulau Jawa. Perjalanan menjadi bagian dari pengalaman wisatanya itu sendiri,” tutup Anne.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *