Home / Ragam Berita / Momentum Kemerdekaan, Volume KA Pariaman Ekspres Tembus 116 Persen

Momentum Kemerdekaan, Volume KA Pariaman Ekspres Tembus 116 Persen

 

Kabar-kini.com, Padang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam menggunakan transportasi kereta api selama momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung pada 14 hingga 17 Agustus 2026. Dalam periode tersebut, KAI Divre II Sumbar melayani sebanyak 27.432 pelanggan pada berbagai perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Barat.

Dari total tersebut, KA Pariaman Ekspres menjadi layanan dengan volume pelanggan tertinggi, yakni mencapai 19.702 pelanggan. Jumlah tersebut setara dengan 116,17 persen dibandingkan total kapasitas tempat duduk yang disediakan selama periode tersebut sebanyak 16.960 tempat duduk.

Capaian volume di atas 100 persen tersebut mencerminkan tingginya perputaran pelanggan pada KA Pariaman Ekspres, mengingat kapasitas tempat duduk merupakan akumulasi kapasitas yang tersedia dalam seluruh perjalanan selama periode 14–17 Agustus 2026, sementara pelanggan dapat menggunakan layanan pada perjalanan yang berbeda. Tingginya volume pelanggan ini sekaligus menunjukkan bahwa KA Pariaman Ekspres menjadi salah satu pilihan utama masyarakat untuk melakukan perjalanan selama momentum libur panjang.

Sementara itu, KA Lembah Anai melayani 4.666 pelanggan, sedangkan KA Minangkabau Ekspres melayani 3.064 pelanggan. Secara keseluruhan, tingginya volume pelanggan menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya masyarakat sebagai moda transportasi untuk berwisata, bersilaturahmi, maupun memenuhi berbagai kebutuhan perjalanan selama masa liburan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan tingginya volume pelanggan selama momentum kemerdekaan menjadi indikator positif terhadap tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api.

“Antusiasme masyarakat menggunakan KA Pariaman Ekspres maupun layanan kereta api lainnya selama momentum kemerdekaan menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat untuk bepergian. Capaian ini tentunya menjadi motivasi bagi KAI untuk terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi pelanggan,” ujar Reza.

Selama periode 14–17 Agustus 2026, Stasiun Padang tercatat sebagai stasiun keberangkatan dengan volume pelanggan tertinggi, yakni sebanyak 7.307 pelanggan. Selanjutnya, Stasiun Pariaman sebanyak 4.665 pelanggan, Stasiun Air Tawar 2.722 pelanggan, Stasiun Naras 1.602 pelanggan, dan Stasiun Lubuk Alung 1.432 pelanggan.

Dari sisi kedatangan, Stasiun Padang juga menjadi stasiun tujuan dengan jumlah pelanggan tertinggi, yaitu 7.536 pelanggan, disusul Stasiun Pariaman sebanyak 5.001 pelanggan, Stasiun Air Tawar 2.245 pelanggan, Stasiun Naras 1.745 pelanggan, dan Stasiun Lubuk Alung sebanyak 1.357 pelanggan.

Untuk mendukung tingginya mobilitas masyarakat tersebut, KAI Divre II Sumbar memastikan kesiapan seluruh aspek operasional melalui pemeriksaan sarana dan prasarana, penguatan pengawasan perjalanan kereta api, serta peningkatan pelayanan kepada pelanggan di stasiun maupun selama perjalanan.

KAI Divre II Sumbar juga menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama selama momentum libur panjang. Petugas secara rutin melakukan pemeriksaan sarana dan prasarana, pemantauan perjalanan kereta api, serta sosialisasi keselamatan kepada masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar jalur kereta api dan perlintasan sebidang.

KAI mengimbau masyarakat untuk senantiasa mematuhi aturan keselamatan di perlintasan sebidang dengan berhenti, melihat, dan memastikan kondisi aman sebelum melintas, serta memberikan prioritas kepada perjalanan kereta api. Masyarakat juga diminta untuk tidak berjalan, bermain, maupun melakukan aktivitas lainnya di jalur rel karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan perjalanan kereta api.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya keselamatan perkeretaapian. Keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab KAI, tetapi membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat. Mari disiplin mematuhi aturan di perlintasan dan tidak beraktivitas di jalur rel, sehingga perjalanan kereta api dapat berlangsung aman, lancar, dan selamat sampai tujuan,” tutup Reza.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *