Home / Ragam Berita / SMA Sunda Kelapa Perkuat Pengawasan Siswa, Polisi Dorong Pencegahan Sejak Dini

SMA Sunda Kelapa Perkuat Pengawasan Siswa, Polisi Dorong Pencegahan Sejak Dini

 

Jakarta Pusat — Polsek Metro Menteng memperkuat komunikasi dengan pihak sekolah melalui monitoring dan sambang FKPMS di SMA Sunda Kelapa, Jalan Sunda Kelapa No. 16A, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan AKP I. Nengah Mudarta selaku pendamping, Aiptu Yongki sebagai wakil pendamping, Aiptu Roby selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng, serta Aiptu Dion.

Dalam pertemuan itu, petugas berkoordinasi dengan Kepala SMA Sunda Kelapa Ir. Aminah, Guru Piket Andi, Guru BK Dian, serta petugas keamanan sekolah Nasir.

Pembahasan difokuskan pada pengawasan aktivitas siswa menyusul adanya rencana aksi unjuk rasa di kawasan DPR. Pihak sekolah diingatkan untuk terus memantau siswa agar tidak mengikuti ajakan aksi maupun terpengaruh informasi hoaks dan provokasi yang beredar melalui media sosial.

Sebagai langkah pencegahan, sekolah menerapkan kebijakan agar siswa dijemput orang tua setelah kegiatan sekolah. Siswa juga diminta mengirimkan foto setelah tiba di rumah sebagai bentuk konfirmasi kepada pihak keluarga.

Selain itu, edukasi dan imbauan kepada siswa disampaikan melalui pengeras suara sekolah. Pengawasan turut diperkuat pada jam kepulangan guna memastikan aktivitas siswa tetap terpantau hingga meninggalkan lingkungan sekolah.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, sekolah dan orang tua dalam melakukan deteksi serta pencegahan dini terhadap potensi gangguan yang dapat melibatkan pelajar.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, mengatakan kepolisian akan terus membangun komunikasi dengan sekolah sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan pendidikan tetap aman.

“Pemantauan dilakukan bersama pihak sekolah agar setiap potensi ajakan atau informasi yang dapat memengaruhi siswa bisa segera diketahui. Kami juga mengingatkan para pelajar untuk tidak mudah terprovokasi dan tetap fokus pada kegiatan pendidikan,” ujar AKBP Braiel.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *